B. Indonesia Sekolah Dasar Buatlah karangan tentang berkebun​

Buatlah karangan tentang berkebun​

Belajar Sambil Berkebun

Liburan semester sudah tiba, aku berlibur di kampung halaman nenekku. Rencana libur itu sudah saya rencanakan jauh-jauh hari sebelum liburan semester. Aku memutuskan liburan ke sana karena suasana desa sangat berbeda dengan suasana yang ada di sini, di kota. Di desa ketika pagi hari udara sangat sejuk apalagi ditunjang dengan pemandangan yang begitu indah. Di kanan-kiri terlihat sawah terhampar luas. Selain itu tujuanku ke sana juga karena aku sangat kangen dengan nenek dan kakekku karena sudah lama tidak berjumpa dengan beliau. Hari pertama liburanku aku isi hanya dengan istirahat saja di rumah nenekku karena badanku masih terlalu letih setelah menempuh perjalanan jauh. Jadi belum terlalu banyak kegiatan di sana. Pada saat liburanku pada hari kedua, pagi hari kakek mengajakku ke suatu tempat, di mana tempat tersebut banyak ditanami berbagai tumbuh tumbuhan hijau yang menyegarkan.

“Wah, banyak sekali sayurannya Kek,” celotehku tiba-tiba. Kakekku hanya senyum saja mendengarnya.

“Iya Din, pasti banyak sayurannya kan kita lagi di kebun, kamu di kota pernah tidak berkebun?” tanya kakekku.

“Belum pernah Kek,” jawabku singkat. Kami mengelilingi kebun yang penuh dengan sayur mayur yang segar segar, ingin rasanya tanganku segera memetik sayuran-sayuran tersebut tapi aku takut jika dimarahi oleh kakek.

“Udin, di kebun ini banyak sekali macam-macam sayuran di antaranya bayam, tomat, kangkung, dan lain-lain selain itu juga ditanami palawija,” jelas kakek. Aku terdiam mendengar penjelasan dari kakek karena saking kagumnya dengan keadaan sekitar.

“Udin, kamu suka makan sayur tidak?” tanya kakek.

“Aku tidak suka Kek makan sayur, sayur itu gak enak gak ada rasanya Udin hanya suka saja jika melihat sayuran mentah karena kelihatannya sangat sedap dipandang,” jawabku.

Kakekku hanya tersenyum mendengar jawaban dariku lalu beliau berkata, “Udin, memang sayur itu tidak ada rasanya tapi khasiatnya sangat besar bagi tubuh, di dalam sayuran itu banyak sekali gizi yang terkandung di dalamnya dan salah satunya ialah zat besi, apakah kamu tahu apa itu zat besi?” Udin terdiam mendengar penjelasan serta pertanyaan dari kakeknya. “Zat besi itu apa Kek? Udin tidak tahu,” jawab Udin dengan rasa malu dan takut.

“Zat besi merupakan suatu zat yang terkandung pada sayuran terutama banyak sekali di bayam dan guna dari zat tersebut ialah untuk menambah darah maksudnya agar tubuh kita tidak cepat letih lemah dan lesu ketika beraktivitas dan misal pada tanaman tomat juga terdapat banyak vitamin di antaranya vitamin A, kamu tahu Din apa fungsi dari vitamin A?” tanya kakek. Dengan lantangnya Udin menjawab, “Tahu Kek, vitamin A itu gunanya untuk kesehatan mata.”

Kami berhenti di suatu tempat yang terdapat tanaman palawija. “Din, kamu tahu ini tanaman apa?” tanya kakek.

Udin memperhatikan tanaman tersebut dan tak lama kemudian dia berkata, “Ini ketela Kek,” tegas Udin.

Lalu kakek melanjutkan bertanyanya, “Kamu tahu apa yang terkandung di dalam ketela dan apakah kamu juga tahu ketela termasuk tanaman apa?” tanya kakek lagi.

“Ketela itu kalau tidak salah banyak mengandung zat karbohidrat Kek dan jika tidak salah ketela itu termasuk jenis tanaman palawija, betul atau salah Kek,” jawab Udin dengan ragu-ragu. Kakeknya menatap cucu kesayangannya tersebut lalu menepuk bahu Udin.

“Yah apa yang kamu katakan memang benar banyak sekali zat yang sangat berguna bagi tubuh kita dan terkandung di dalam sayuran ataupun palawija dan tak sepantasnya kita tidak mengonsumsi sayuran meskipun rasanya tidak enak seperti apa yang kamu katakan Din,” jelas kakek. Udin tersipu malu setelah mendengar penjelasan dari kakeknya.

“Iya Kek, maaf dan Udin berjanji Udin akan mencoba untuk makan sayur-sayuran,” pungkas Udin dengan malu-malu.

“Tujuan Kakek mengajakmu ke sini tak lain dan tak bukan ialah mengajakmu berlibur sambil belajar Din jadi selain kamu bisa menyegarkan pikiranmu setelah penat dengan segala kesibukan sekolah kamu juga bisa belajar, ilmu itu bisa dicari di mana saja,” sambil mengusap kepala Udin yang tertunduk.

“Mumpung hari masih pagi, ayo kita pulang dan jangan lupa kita petik dahulu sayuran ini untuk kita makan nanti di rumah,” ajak kakek.

“Siap Kek, biar Udin saja yang memetiknya dan Kakek duduk saja di sini,” jawab Udin penuh keceriaan. Akhirnya mereka pulang ke rumah dengan membawa beberapa ikat sayuran untuk dimasak di rumah nanti. Liburan kali ini merupakan liburan yang sangat spesial dan berbeda bagi Udin karena selain untuk menyegarkan pikirannya dia juga mendapat ilmu dari kakeknya lewat berkebun.

HALLO-HALLO DISINI JEPANITA BANTU YAW-!

pada hari Minggu aku dan keluargaku mengunjungi rumah kakek dan nenek.

aku melihat kebun nenek yg sangat luas nan indah.disana banyak tanaman yg menyejukkan mata.aku meminta nenek agar besok pagi pergi ke kebun lagi.karna aku ingin tau cara berkebun

-semoga membantu-

[answer.2.content]